18 January 2010

INSTALL WEB SERVER OFFLINE


Install Web Server Offline


Jika anda termasuk blogger yang suka utak-atik template Wordpress sambil online, lebih baik segera akhiri kebiasaan anda. Bukan apa-apa. Anda hanya akan membuang-buang uang untuk membayar biaya koneksi. Kecuali jika koneksi internet anda gratis tentunya.
Kita bisa mengerjakannya offline setelah terlebih dahulu menginstal Wordpress ke dalam komputer atau laptop. Memodifikasi template Wordpress offline juga lebih nyaman karena kita tidak terganggu oleh kekhawatiran membengkaknya biaya koneksi. Akhirnya, proses belajar WordPress dan hasil modifikasi pun akan lebih personal dan optimal. Jika sudah dirasa cukup, kita bisa menguploadnya online ke webhosting.
Saya akan berbagi pengalaman saat menginstal Wordpress ke server lokal (komputer/laptop). Ikuti saja langkah-langkah berikut ini jika anda juga ingin melakukannya.

Software yang diperlukan

  1. Software Apache Server. Kita bisa menggunakan PHP Triad, XAMPP, WAMP atau lainnya. Banyak disarankan agar menggunakan software Apache server yang sudah mengadopsi PHP versi 5. Di sini saya akan menggunakan software WAMP5. Jika anda juga ingin menggunakannya, anda bisa mendownloadnya di sini.
  2. Folder instalasi WordPress. Versi terbaru saat ini adalah 2.7. Kita bisa memperolehnya dengan cara download dari Wordpress.org. Pada saat instalasi ini, saya menggunakan WP versi 2.6.
  3. Web Browser. Bisa Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, atau lainnya.
  4. Windows Explorer atau aplikasi sejenisnya.
  5. Aplikasi Text Editor. Notepad juga sudah cukup.

Proses Instalasi ke Local Server

Tahap 1. Instalasi Software WAMP5
  1. Klik file WAMP5 yang telah anda download. Pada screen Welcome to the WAMP5 Setup Wizard, klik Next.
  2. Berikutnya akan ditampilkan screen License Agreement. Klik option “I accept the agreement”, lalu klik Next.
  3. Pada Select Destination Location, setup wizard secara default akan menginstal WAMP5 pada folder c:wamp. Anda tidak perlu merubahnya. Klik Next.
  4. install_wp_01
  5. Select Start Menu Folder. Ketikkan nama yang anda inginkan untuk shortcut WAMP5 pada Start Menu. Default yang disediakan adalah WampServer. Jika sudah, klik Next.
  6. install_wp_02
  7. Select Additional Tasks. Checklist pada Auto Start jika anda ingin WAMP5 otomatis dijalankan pada saat anda menyalakan komputer/laptop. Jika anda ingin menjalankannya manual, kosongkan saja option ini. Lanjut.. klik Next.
  8. Berikutnya, Ready to Install. WAMP5 siap untuk diinstal di komputer anda. Klik Install.
  9. install_wp_03
  10. Anda kemudian akan diminta memilih direktori untuk DocumentRoot. Biarkan pilihan ini default, yaitu pada folder C:wampwww. Klik OK.
  11. install_wp_04
  12. Pada PHP mail parameters – SMTP server, biarkan nilai default localhost. Klik Next.
  13. Ketikkan alamat email anda pada PHP mail parameters – Default email, lalu klik Next.
  14. Setelah itu anda akan diminta untuk memilih browser yang ingin anda pergunakan. Pada saat saya menginstal, pilihan Explorer (IE) secara otomatis terpilih. Jika anda ingin menggunakan Firefox, pilih file exe untuk aplikasi Firefox di komputer anda. Lalu klik Open.
  15. install_wp_05
  16. Setup completed! Checklist option Launch WAMP5 now dan klik Finish. Perhatikan juga bahwa pada toolbar di bagian kanan bawah akan terdapat icon WAMP5.
Tahap 2. Instalasi Wordpress ke Local Server
Setelah software WAMP5 berhasil terinstal, tahap berikutnya adalah memindahkan file-file WordPress ke dalam komputer kita.
  1. Pertama kali kita harus membuat database untuk Wordpress di phpMyAdmin di local server. Klik icon WAMP5 pada toolbar kanan bawah, lalu pilih phpMyAdmin. Browser akan menampilkan direktori phpMyAdmin pada localhost.
  2. Pada Create New Database, ketikkan nama database yang ingin kita buat, misalnya WP, lalu klik Create. Jika sudah selesai, akan muncul pesan : Database WP has been created.
  3. install_wp_06
  4. Tinggalkan browser kita sebentar dan pindah ke file Wordpress hasil download. Lakukan ekstraksi file zip Wordpress anda. Pada hasil ekstraksi, folder dan file yang diperlukan akan berada dalam folder wordpress. Foldernya antara lain wp-admin, wp-content dan wp-includes. Sementara filenya antara lain index.php, wp-config-sample.php, xmlrpc.php, dan lain-lain.
  5. Cut dan paste folder wordpress beserta isinya tadi ke folder C:wampwww. Pastikan bahwa semua folder dan file wordpress sekarang pindah ke C:wampwwwwordpress. Ingat, nama folder ini akan menjadi alamat blog anda. Setelah instalasi WordPress selesai, blog anda di local server akan beralamat di http://localhost/wordpress.
  6. Pada folder C:wampwwwwordpress, cari file wp-config-sample.php. Klik kanan file ini, kemudian Open With >> Notepad. Kita akan sedikit mengedit file php ini.
  7. install_wp_07
  8. Temukan code berikut :
    define('DB_NAME', 'putyourdbnamehere'); // The name of the database
    define('DB_USER', 'usernamehere'); // Your MySQL username
    define('DB_PASSWORD', 'yourpasswordhere'); // ...and password
    define('DB_HOST', 'localhost'); // 99% chance you won't need to change this value
    define('DB_CHARSET', 'utf8');
    define('DB_COLLATE', '');

    dan ubah sedikit menjadi seperti ini :
    define('DB_NAME', 'wp'); // The name of the database
    define('DB_USER', 'root'); // Your MySQL username
    define('DB_PASSWORD', ''); // ...and password --> password dikosongkan
    define('DB_HOST', 'localhost'); // 99% chance you won't need to change this value
    define('DB_CHARSET', 'utf8');
    define('DB_COLLATE', '');
  9. Sudah, save as hasil edit dengan nama wp-config.php.
  10. Dengan web browser, kita buka http://localhost/wordpress dan kita akan sampai pada page instalasi Wordpress. Isikan blog title ( misal Belajar WordPress ) dan alamat email valid anda, lalu klik Install WordPress.
  11. Success!! Anda akan diberikan username dan password yang di-generate random oleh WordPress untuk anda. PENTING : copas terlebih dahulu username dan password ini ke dalam Notepad atau apa saja. Jika sudah, klik Login.
  12. install_wp_08
  13. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan username dan password untuk login. Masukkan hasil copas username dan password di Notepad tadi, lalu klik Login.
  14. Jika anda berhasil masuk ke Dashboard Wordpress.. Selamat!! Anda berhasil menginstal Wordpress ke komputer anda. Anda bisa mengakses blog Wordpress anda di http://localhost/wordpress.

Mengganti Username dan Password Admin

Anda tentu tidak selera dengan username dan — terutama — password yang disediakan random oleh Wordpress tadi. Berikut adalah cara untuk menggantinya sesuai selera anda :
  1. Masih pada ruang admin Wordpress, klik menu Users. Jika anda sudah logout, login kembali ke http://localhost/wordpress/wp-admin dengan username dan password copas di Notepad tadi.
  2. Di bawah Add New User, isikan data sesuai keinginan anda. Ingat, username dan password yang anda buat ini nanti akan anda gunakan untuk login ke dashboard mengganti username dan password yang lama.
  3. Pada field Role, ubah Subscriber menjadi Administrator, lalu klik Add User.
  4. Jika username baru anda sudah terdapat pada list All Users, klik Log Out pada pojok kanan atas dashboard anda.
  5. Login kembali dengan username dan password anda yang baru. Masuk ke menu Users, beri tanda checklist pada username yang lama, lalu klik Delete.
  6. Anda kemudian akan diminta untuk mengkonfimasi. Klik Confirm Deletion.
  7. Selesai. Anda akan melihat username anda yang baru dengan role Administrator.

dikutip dari : http://blogiologi.com/cara-install-wordpress-ke-komputer-local-server/

08 December 2009

SEARCH ENGINE



SEARCH ENGINE

Rabu, 8 Desember 2009
Search Engine : Suatu portal website yang menyediakan informasi pencarian data-data yang dibutuhkan pengunjung internet. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan, pengunjung internet masuk ke situs tersebut dan melakukan pencarian. Website search engine yang terkenal adalah Google dan Yahoo.

Cara kerja search engine pertama-tama mencopy paste semua halaman website yang ada di dunia. Setelah data tersebut masuk kemudian diolah dengan algoritmanya sendiri. Saat pengunjung mencari data yang dibutuhkan, dengan algoritmanya dia menampilkan data sesuai yang dimasukkan pengunjung.

Search Engine akan berusaha mungkin menampilkan data yang paling relevan dengan yang diinginkan pengunjung. Berbagai kemungkinan data yang akan ditampilkan, dan search engine punya banyak pertimbangan yang dituangkan dalam algoritmanya.

Algoritma ini terus berkembang karena perkembangan teknologi yang ada di samping banyak website yang berusaha agar website dia muncul di halaman pertama hasil pencarian.
Beberapa search engine sering dipakai oleh pengguna internet :
google.com
yahoo.com
bing.com
altavista.com
dll.
Tips-Tips Ketika Menggunakan Search Engine
filetype:
Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.
Contoh:
filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel
filetype:doc -> untuk mencari file MS Word
inurl:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang "masuk" sebagai url.
Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option "index of").
Contoh:
inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata "admin"

site:
Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.
Contoh:
site:torry.net "xp style" --> mencari dengan keyword "xp style" pada situs www.torry.net

intitle:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.

link:
Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.
Contoh:
link:delphi3000.com --> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com

Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.
Contoh:

pdf "rapidshare.de/files" site:rapidshare.de
--> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de
+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de
--> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de


06 November 2009

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer :

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung . Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware dan software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut NODE. Setiap jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ratusan, ribuan, bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya, misalnya: CDROM, printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

Jenis – Jenis Jaringan Komputer :

* Jaringan LAN / Local Area Network : Adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti, seperti : sebuah perkantoran sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak lebih dari radius 1 km.

* Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan Area Metropolitan : Biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu Kabupaten. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan – jaringan kecil kedalam area yang lebih besar. Sebagai contoh yaitu: jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank didalam sebuah kota besar dihubungkan satu antara satu dengan lainnya. Misalnya: Bank Mandiri yang terdapat di seluruh wilayah Surabaya.

* Wide Area Network (WAN) / Jaringan Area Skala Besar : Adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana satelit ataupun kabel bawah laut. Sebagai contoh keseluruhan jaringan Bank Mandiri yang ada di Indonesia. Menggunakan sarana WAN, sebuah Bank yang ada di Jakarta bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Makasar hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam komunikasi global seperti internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak perbedaan, hanya lingkup areanya saja yang berbeda.

Perangkat Keras Yang Diperlukan :

1. File Servers : Sebuah file server merupakan jantung kebanyakan jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori besar, harddisk kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan. Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node ke node yang lain, atau menerima menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain. Terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia harus juga menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.
2. Workstations : Adalah keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan. Sebuah workstation minimal mempunyai; kartu jaringan, software jaringan. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
3. Network Interface Card (NIC) : NIC atau kartu jaringan merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi di dalam komputer
4. Concentrators / Hub : Hub adalah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain.
5. Repeaters : Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN, menggunakan topologi bintang dengan kabel UTP, dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel UTP adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasang sebuah repeater pada jaringan tersebut.
6. Kabel Jaringan

* Co – axial Cable : Kabel Coaxial banyak digunakan di jaringan lokal karena biaya pembangunan jaringannya relatif murah dan tidak memerlukan hub sebagai konsentrator jaringan

* UTP (Unshielded Twisted Pair) : merupakan kabel jaringan yang paling banyak digunakan karena kemudahan yang ditawarkan, yaitu kemudahan pengembangan jumlah klien tanpa mengganggu sistem komunikasi atau tanpa harus mematikan server. Namun kelemahannya adalah relatif mahalnya implementasi sistem, diperlukan satu Hub yang berfungsi sebagai konsentrator koneksi jaringan.

  • Fiber Optic : menggunakan 2 buah ring, primary ring untuk komunikasi data, dan secondary ring sebagai media komunikasi cadangan.
  • Membangun Sebuah Jaringan Komputer :
  • Pastikan komputer (server maupun client) sudah terinstall OS dan LAN card sudah terpasang / terinstal dengan baik dan benar.
  • Sipakan perangkat yang dibutuhkan dalam membangun sebuah jaringan komputer , misal : kabel , HUB , dan perangkat jaringan lainnya.
  • Setting konfigurasi internet ( setting IP address , network setup wizard , dan setting untuk koneksi internetnya ) pada komputer , dan tentukan IP Address itu secara berurutan.
  • Tes apakah semua komputer sudah tehubung dengan benar ( bisa melalui start – Run – ketikkan”ping IP Address anda/kom lainnya” ).
  • Setelah sebuah jaringan komputer terbentuk maka kita dapat saling berbagi data , printer , dokumen , apliaksi , dll.

28 October 2009

OPERATING SISTEM

SISTEM OPERASI


Sistem Operasi:
Software Tersembunyi

v System software:

o sering tertukar dengan sistem operasi

o semua program yang berhubungan dengan koordinasi operasi komputer

o melibatkan Sistem Operasi, translator bahasa pemrograman, dan program utilitas

v Sistem Operasi:

o Kumpulan program

o Program yang terpenting dalam Sistem Operasi adalah program yang mengatur sistem operasi, kernel , berada di memory (resident)

o Kernel mengontrol Sistem Operasi dan memasukkan ke memory program sistem operasi (disebut nonresident) dari disk storage hanya pada saat diperlukan.

v Tanpa melihat Sistem Operasi yang dipergunakan, pada saat komputer diaktifkan kernel akan di-load dari hard drive ke memory komputer

v Proses memasukkan Sistem Operasi kedalam memory disebut dengan sistem bootstrapping atau booting.

v Pada saat komputer diaktifkan , program kecil yang tersimpan pada ROM chip melaksanakan beberapa pengujian komponen hardware kemudian memasukkan kernel kedalam hard disk.

v Tiga fungsi utama Sistem Operasi :

o mengelola sumber daya komputer, seperti Central Processing Unit, Memory, disk drive, dan printer.

o menyediakan user interface

o mengeksekusi dan memberikan pelayanan untuk program aplikasi

v Kebanyakan kerja dari Sistem Operasi tersembunyi dari user

v Semua operasi input dan output dilakukan oleh Sistem Operasi melalui program aplikasi


SISTEM OPERASI Untuk PERSONAL KOMPUTER :

o MS DOS, MICROSOFT WINDOWS (windows 95, windows 98, windows ME, windows NT, windows 2000, windows XP, windows VISTA), MAC OS, UNIX, LINIX.


SISTEM OPERASI JARINGAN :

v Pengembangan sistem operasi untuk PC adalah Network Operating System (NOS) yg dirancang untuk memungkinkan komputer pada sebuah jaringan membagi sumber daya yg ada seperti harddisk dan printer.

v NOS mirip dg sistem operasi yang standar tetapi dilengkapi fungsi khusus untuk menangani jaringan.

v Windows 2000 workstation dan Windows 2000 server merupakan contoh sistem operasi jaringan.

v Contoh NOS lainnya: Novell Netware.

v Selain untuk membagi sumber daya, NOS dilengkapi dg :

v data security (apakah user ini mempunyai hak terhadap data tertentu?)

v troubleshooting

v administrative control (melacak jam online dan jumlah pesan yang masuk maupun keluar dari masing-masing komputer)


SISTEM OPERASI KOMPUTER BESAR :

v Komputer besar biasanya dimiliki pihak bisnis dan universitas yang memungkinkan komputer tsb diakses banyak user.

v Komputer besar bisa dipergunakan banyak orang pada satu saat. Hal ini menimbulkan problem khusus yang harus bisa diatasi oleh sistem operasi.

v Beberapa pertanyaan yang sering timbul:

v Jika program milik user diletakkan di komputer besar bersama-sama dengan program lainnya, program yang mana yang diambil CPU?

v Jika beberapa program diletakkan pada memory pada saat yg bersamaan, langkah apa yang dilakukan supaya program yang satu tidak bercampur dengan lainnya?

v Bagaimana menangani penyimpanan jika beberapa program akan mengambil data dari disk atau mengirim data yg sudah diproses ke disk pada saat yg bersamaan?

v Beberapa permasalahan diatas diantisipasi oleh sistem operasi. User dapat membagi sumber daya tanpa harus memikirkan bagaimana cara kerjanya.


– Dua pendekatan untuk membagi kinerja CPU adalah :

1. Multiprocessing:

– menggunakan komputer semaksimal mungkin dengan beberapa CPU sehingga beberapa program bisa dijalankan secara bersama-sama, masing-masing dengan menggunakan prosesornya sendiri-sendiri.

2. Multiprogramming:

– jika hanya ada 1 CPU secara fisik tidak mungkin lebih dari 1 program menggunakan CPU pada saat yg sama

– Definisinya : dua program atau lebih dieksekusi pada saat yg bersamaan secara concurrent pada sebuah computer


MEMORY MANAGEMENT

– merupakan proses alokasi memory untuk program dan menjaga program berada di memory yang terpisah dengan program lainnya.

– Ada berbagai metode manajemen memory.

– Beberapa sistem membagi memory menjadi beberapa area terpisah yang masing-masing dapat menyimpan sebuah program. Problemnya adalah mengetahui seberapa besar area tersebut. Cara ini disebut partition atau region.


MEMORY PROTECTION

§ Pada lingkungan multiprogramming secara teori memungkinkan bagi komputer selain untuk mengeksekusi satu program juga merusak atau mengubah program lainnya dengan cara mentransfer ke lokasi memory yang salah.

§ Tanpa adanya proteksi sebuah program bisa secara tidak sengaja lompat ke bagian tengah program lainnya yang bisa menyebabkan kerusakan data atau problem lainnya.

§ Untuk mengatasi ini sistem operasi membatasi masing-masing program pada memory tertentu.

§ Jika ada sebuah program berusaha untuk memasuki area di luar batas yang sudah ditentukan maka sistem operasi akan menghentikan eksekusi program tersebut.

§ Proses untuk menjaga sebuah program terpisah dengan program lainnya disebut dengan memory protection.


SHARING PRINTING RESOURCES

§ Misalkan ada 6 program aktif tetapi komputer tersebut hanya mempunyai satu printer. Jika semua program akan mencetak semua output ke printer maka output bisa menjadi tidak karuan.

§ Untuk mengatasi problem tersebut maka digunakan proses spooling. Setiap program menulis ke disk setiap baris yang akan dicetak.

§ Pada saat program tersebut menyelesaikan pencetakannya, disk file ditempatkan pada sebuah queue untuk dicetak pada saat printer siap mencetak.

§ Spooling juga mengatasi problem printer berkecepatan rendah. Menulis sebuah record ke disk lebih cepat dibandingkan menulis record yang sama ke printer.

§ Pencetakan sebenarnya bisa dilakukan setelah programnya menyelesaikan eksekusinya.


UTILITY PROGRAM

* Beberapa jenis utility program antara lain:

– membackup file dan merestore file

– mengcompres file dan harddisk

– mencari file

– membersihkan virus, dll.

* Utility program merupakan bagian dari software sistem, bukan bagian dari sistem operasi.